
Iklim sangat perlu untuk diketahui dalam ilmu ini, karena ini menyangkut bagaimana usaha pertanian itu akan dimulai dan bagaimana menyesuaikan dengan iklim. Unsur-unsur iklim yang perlu diketahui yang berperan dalam pertanian yaitu suhu, sinar matahari, curah hujan, angin dan penguapan.
Suhu
Suhu menjadi penting untuk diketahui untuk memenuhi kebutuhan tumbuh optimal dari tanaman itu sendiri. Kecepatan tumbuh tanaman tergantung dari suhu yang dibatasi oleh suhu maksimal, diatas suhu maksimal tanaman sudah tidak akan tumbuh lagi, apabila berproduksi. Ada tanaman yang menghendaki suhu optimalnya 25°, ada juga yang kurang dan lebih. Pada suhu yan lebih tinggi dari maksimum, walaupun mendapatkan irigasi tanaman itu bisa tidak tumbuh. Untuk tanaman di daerah tropis sudah barang tentu membutuhkan tanaman yang tahan panas. Bisa dikreasikan dengan naungan atau tanaman penutup tanah.
Sinar matahari
Ada tanaman yang memberi respon baik terhadap kerasnya sinar matahari seperti pada tanaman yang terbuka atau tidak membutuhkan naungan dan tanaman yang membutuhkan naungan. Kebutuhan cahaya matahari pada usia muda dan tua, sinar matahar yang elmah dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhan alat-alat cadangan seperti umbi dan akar, sementara untuk sinar matahari yang kuat untuk berbunga dan berbuah.
Lama penyinaran yang memberi pengaruh terhadap tanaman disebut fotoperiodisme, sehingga dibedakan menjadi tiga jenis yaitu: tanaman yang membutuhkan lama penyinaran yang panjang seperti padi-padian, tanaman yang membutuhkan hari pendek untuk mempercepat produksi seperti kedelai, tembakau, dan kentang, ada pula tanaman yang netral.
Air (curah hujan)
Tanaman selalu membutuhkan air terutama dalam masa vegetatifnya, karena pada masa vegetatif ini tanaman akan dapat memenuhi kebutuhan airnya untuk tumbuh optimal. Jika tanaman kekurangan air di masa vegetatifmya maka tanaman akan mengalami penurunan hasil yang tidak dapat diperbaiki. Kelembapan disekitar tanaman juga harus dijaga karena dapat memunculkan cendawan yang dapat mengganggu tumbuh kembang dari tanaman yang kita budidayakan.
Angin
Fungsi dari angin untuk pertanian yaitu membantu penyerbukan terutama penyerbukan silang pada tanaman jagung, membawa uap air yang akan membuat udara yang panas akan menjadi sejuk (mengatur temperatur), dan membawa gas-gas yang sangat dibutuhkan oleh tanaman terutama unsur-unsur hara yang bisa diperoleh di udara seperti unsur C, H, O, dan N. Angin selamanya tidak menguntungkan, terkadang angin juga dapat membuat penyerbukan berantakan walaupun fungsi dari angin itu sendiri adalah untuk membantu tanaman menyerbuk, karena angin dapat membuat biji-biji hasil pembuahan tidak murni dan juga angin dapat menerbangkan biji-biji gulma yang dapat hinggap di setiap lahan yang dilaluinya sehingga jika biji gulma berkecambah ditempat tersebut dapat menjadi pesaing unsur hara dari tanaman yang dibudidayakan.
Walau iklim tidak perlu dipelajari secara ilmiah dalam bercocok tanam, setidaknya iklim sangat besar pengaruhnya terhadap usaha pertanian, seperti sebagai berikut.
Pemilihan Kulur
Tidak semua tanaman dapat ditanam pada iklim tertentu, tanaman untuk tumbuh dengan optimal membutuhkan jumlah panas dan jumlah air yang sesuai kebutuhannya. Tergantung dari tanamannya sendiri, apakah tanaman itu butuh berada pada hari yang lama penyinarannya panjang, netral ataupun lama penyinaran pendek. Namun, iklim tidak selalu mutlak, iklim bisa disesuaikan tergantung kebutuhan tanamannya, karena dengan berbagai teknologi pertanian masa kini kita bahkan bisa membudidayakannya diluar musim dan di dalam lingkungan terkendali.
Produktivitas hasil tanaman
Kurang lebih 30% produksi panenan tergantung dari iklim dan cuaca. Apalagi jika menanam di iklim tropis yang bisa saja dapat bertemu iklim yang basah maupun iklim yang kering sehingga disarankan untuk menanam lebih dari dua jenis tanaman (crops) atau disebut dengan bikultur atau kultur campuran, dibandingkan dengan kultur tunggal yang dapat menyebabkan kegagalan yang tidak pernah sama sekali kita inginkan dan walaupun kita inginkan tetapi masih kecil kegagalan yang kita temui. Iklim juga dapat mempengaruhi munculnya hama dan penyakit yang dapat menyerang tanaman yang kita budidayakan,
Pelaksanaan pekerjaan pertanian
Kegiatan-kegiaitan pertanian yang meliputi pengolahan tanah, baik itu dibajak maupun tanpa olah tanah, penyiangan, pemupukan, penyiraman, dan lain-lain tergantung dari tanaman yang dipilih. Tetapi segala macam kegiatan tersebut harus dilakukan seefisien mungkin, misalnya memupuk dengan pupuk anorganik harus diseimbangkan dengan pemberian banyak air untuk segera melarutkan pupuk tersebut agar tanaman tidak akan tercemar, tetapi tidak boleh juga memberikan banyak kebutuhan air karena dapat membuat larutan pupuk juga akan terbuang apalagi jika air tersebut mengalir dan tidak tepat sasaran pada tanaman tersebut.
EmoticonEmoticon