Hak Cipta : wahyufaperta.blogspot.com
Lombok dilanda Gempa bumi, yang terjadi pada (26/07/2018). Namun susulan terus terjadi sampai 15 agustus kemarin.
Menurut BMKG menyatakan bahwa telah terjadi 663 gempa susulan sampai tanggal (15/08/2018), dan sampai saat ini 16 agustus tidak terjadi lagi gempa susulan menurut warga lombok setempat.
Akan tetapi di himbau kepada seluruh warga Lombok untuk tetap waspada sampai 24 agustus 2018 mendatang (Ujar BMKG).
Pada tanggal 15 agustus malam kamis sekitar jam 01:00 dini hari, lombok diguyur hujan deras, yang dimana menurut kepercayaan nenek moyang sasak lombok, merupakan pertanda Gempa telah berhenti atau berakhir.
Fakta nenek moyang asal lombok menyatakan bahwa dalam bahasa sasak " Lamun wah ujan berarti ye persik boyot (gempa bumi)". yang dimana arti dari pernyataan sasak tersebut yaitu (Jika hujan sudah turun berarti bekas gempa di bersihkan oleh hujan tersebut.
Jadi dengan terjadinya hujan tersebut, warga Lombok sudah tidak terlalu khawatir lagi akan terjadinya gempa susulan, Mari kita mendoakan semoga gempa bumi yang terjadi ini bisa segera berakhir, Aminnn!!!



EmoticonEmoticon