Upaya Mempercepat Pengembangan Teknologi dengan Jalur Kerja Sama-
Fenomena menurunya permintaan dunia terhadap hasil-hasil pertanian di Indonesia khususnya komoditas perkebunan, salah satunya disebabkan oleh faktor kualitas hasil, baik produk bahan baku, bahan setengah jadi dan jadi.
Kualitas produk ini erat kaitanya dengan teknis budidaya (pemilihan varietas unggul dan pemelihraan) dan pengelolaan pasca panen. Salah satu komoditas yang saat ini mengalami penurunan permintaan adalah komoditas kelapa sawit (CPO) khususnya di Eropa, lada, karet dan kopi.
Jika permasalahan tersebut tidak disikapi secara cepat, maka dampaknya akan terjadi akumulasi penurunan devisa dan tingkat pendapatan petani sektor perkebunan.
Beberapa langkah yang dapat ditempuh adalah dengan meningkatkan kualitas benih/varietas unggul, perbaikan sistem pendekatan budidaya yang rendah residu, peningkatan kapasitas petani melalui program pemberdayaan.
Selain itu juga perlu diperluas jaringan dan akses pasar domestik dan lokal dengan memperoleh harga yang memadai, serta meningkatkan kualitas hasil yaitu dengan peningkatan dan moderenisasi penanganan pasca panen.
Lima upaya pendekatan tersebut, perlu didukung dengan kinerja dan peran lembaga penelitian salah satunya adalah Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun) yang memiliki mandat melakukan penyebarluasan hasil-hasil penelitian dalam bentuk teknologi unggul (varietas, paket teknologi, mekanisasi dan kebijakan sektor perkebunan).
Melalui perluasan kerja sama dengan berbagai pihak terutama Pemerintah daerah dan swasta, maka proses diseminasi akan semakin masif. Kerja Sama terkait erat dengan transformasi teknologi dari Puslitbangbun ke pengguna yaitu dengan menyelesaikan kendala-kendala lapang yang sulit dipecahkan, melalui bimbingan teknis (bimtek), kegiatan penelitian, pendampingan dan pemberdayaan petani.
Puslitbangbun bertekad untuk memperluas kerja sama untuk mendukung dan mempercepat kemajuan sektor perkebunan, dalam semester I tahun 2018 telah dilakukan penandatanganan nota kesepaham dengan 7 (tujuh) Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten dan akan diperluas lagi pada semester II hingga mencapai 30 (tiga puluh) MoU selama tahun anggaran 2018.
Beberapa komoditas yang akan dikembangakan dan diatergetkan dilakukan pelepasan varietas adalah kopi kuning, kopi buhun, teh tayu, gambir karimun dan kelapa CM dalam kegiatan kerja sama tersebut.
Kerja Sama dengan Kabupaten Bogor dalam hal dukungan dan pendampingan rencana pelepasan varietas Kopi dan rencana pengembangan komoditas Pala kerja sama dengan Dinas Pertanian provinsi Banten dalam bentuk dukungan dan pendampingan proses pelepasan varietas kelapa CM dan pengembangan tanaman cengkeh, kakao dan lada.
Kerja sama dengan Pemda Garut dalam bentuk dukungan dan pendampingan pelepasan kopi kuning dan kopi buhun serta pengembangan paket teknologi yang dimiliki Puslitbangbun.
Komoditas lain yang akan yang telah mendapat perhatian khusus Pemda adalah pengembangan tembakau. Kerja sama dengan Kabupaten Tanjung Balai Karimun fokus pada pengembangan tanaman Gambir.
Menurut hasil riset gambir karimun memiliki kualitas lebih bagus dibandingkan gambir dari Sumatera Barat dan ada upaya untuk dilakukan pelepasan varietas. Selain gambir, komoditas unggulan dan potensial lain sebagai sumber pendapatan dan prospek ekspor adalah kelapa.
Kerja sama dengan pemerintah daerah Kabupetan Bangka Barat adalah rencana penelitian dan pelepasan teh tayu (tumbuh pada ketinggian 0-50 DPL) dan pengembangan kelapa genjah.
Selanjutnya kerja sama dengan pemda Landak adalah fokus pada pengembangan sumber benih dan klon (kopi, karet, kakao dan lada). Upaya lain yang dikembangkan adalah program integrasi tanama perkebunan dengan tanaman pangan dan hortikultura.
Upaya pengembangan teknologi dengan jalur kerja sama tersebut tidak hanya menjadi pilihan, namun menjadi suatu kebutuhan jangka panjang antara Puslitbangbun dan Pemerintah Daerah dalam upaya mempercepat kemajuan dan moderinisasi sektor perkebunan dan memacu perolehan devisa Negara untuk kesejahteraan petani. (bur)

EmoticonEmoticon