-->

LAPORAN PRAKTIKUM ILMU DAN TEKNOLOGI BENIH STRUKTUR BUNGA, BIJI DAN BUAH SERTA TIPE BUAH Untuk jurusan pertanian!!

 



LAPORAN PRAKTIKUM

ILMU DAN TEKNOLOGI BENIH

ACARA I. STRUKTUR BUNGA, BIJI, DAN BUAH SERTA TIPE BUAH


A.      Tujuan Praktikum

Tujuan dari praktikum ini adalah mahasiswa diharapkan dapat mengenal struktur bunga, struktur biji dan tipe buah makroskopis atau dengan mencari atau melihat pustaka.

B.       Pelaksanaan Praktikum

1.      Hari/tanggal praktikum :

Senin, 2 Oktober 2017 pukul 12.30 – 14.00 WITA.

2.      Tempat praktikum         :

Laboratorium Pemuliaan Tanaman dan Teknologi Benih, Gedung E, Lantai 3, Fakultas Pertanian, Universitas Mataram.

C.    Tinjauan Pustaka

Bunga adalah modifikasi dari suatu tunas yang dimana setiap bunga terbentuk pada tangkai bunga yang berada pada ujung tangkai yang membesar disebut dengan receptaculum. Penyusun bunga yaitu kelopak bunga (calyx), mahkota bunga (corolla), benang sari (antera) dan putik (stigma) yang dimana dimana jika bunga nemiliki keempat bagian ini, bunga tersebut dikelompokkan ke dalam bunga sempurna. Bagian-bagian bunga seperti antera dan stigma berperan secara langsung dalam proses pembentukan biji. Penyerbukan adalah berpindahnya serbuk sari ke kepala putik yang diikuti pembuahan hingga tumbuh menjadi biji (Farida, 2012).

Yarsinah (1996), mengatakan bahwa biji merupakan alat perkembangbiakan yang utama karena biji mengandung calon tumbuhan baru. Biji tertutup tumbuhan dikelompokkan menjadi dua berdasarkan jumlah keping bijinya yaitu tumbuhan berkeping satu (monokotil) dan tumbuhan berkeping biji dua. Cadangan makanan disimpan di dalam lembaga biji itu sendiri.

Tumbuhan berbiji atau yang kita sebut dengan spermatophyta, menjadikan bijnyai sebagai alat perkembangbiakan yang utama karena biji mengandung calon tumbuhan baru (lembaga). Biji dibedakan menjadi 3 bagian yakni kulit biji (spermodermis), tali pusar (funiculus) dan inti biji (nucleus seminis). Kulit biji terdiri dari 2 lapisan yakni lapisan kulit luar (testa) yang melindungi bagian dalam biji dan lapisan kulit dalam (tegmen) yang tipis seperti selaput, disebut juga kulit ari (Tjitrosomo, 2007).

Berdasarkan pendapat Sutopo (2002), buah adalah suatu hasil dari proses akhir yang terbentuk dari luruhnya bakal buah yang matang dengan isinya yang merupakan hasil dari penyerbukna. Buah dibedakan kedalam 2 jenis, yang pertama adalah buah semu dan yang kedua adalah buah sejati yang dapat dilihat dari struktur buah dan bagian-bagian yang ada pada buahnya. Dikatakan buah sejati atau buah sebenarnya adalah ketika bentuk buah tidak terhalangi oleh bagian-bagian buah yang ada, kecuali pada buah jambu mete terlihat tangkai bunga yang membesar seperti buah, tetapi bagian yang membesar itu bukan buah tapi tangkai buah.

Umumnya buah terdiri atas dinding buah (pericarp) dan biji. Pericarp lunak dan tebal berdiferensiasi menjadi 3 bagian yaitu bagian luar (epicarp), bagian tengah (mesocarp) dan bagian dalam (endocarp). Buah dibagi menjadi 3 kelompok yakni buah tunggal, buah agregat dan buah berganda. Buah tunggal terbentuk dari bakal buah yang matang dari satu putik. Buah tunggal bertipe kering atau berdaging. Kelompok buah agregat berkembang dari suatu bunga yang memiliki beberapa putik tunggal. Buah berganda adalah buah yang terbentuk dari sekelompok bunga (inflorensi) yang amat berdekatan (Tjitrosoepomo, 2003).

D.      Bahan dan Alat Praktikum

1.      Bahan Praktikum

Bahan-bahan yang digunakan pada praktikum ini adalah sebagai berikut.

a.       Alpukat (Persea americana)

b.      Apel (Malus silvetris)

c.       Jeruk (Citrus sp.)

d.      Srikaya (Anona squamosa)

e.       Lamtoro (Leucaena glauca)

f.       Komak (Lablab purpureus)

g.      Kacang Tanah (Arachis hypogeal)

h.      Bunga Matahari (Helianthus anuus)

i.        Ketumbar (Coriandrum sativum)

j.        Kedelai (Glycine max)

k.      Mentimun (Cucumis sativus)

l.        Tomat (Solanum lycopersicum)

m.    Bunga Turi (Sesbania grandiflora)

n.      Bungur (Lagestroemia flosferginae)

o.      Katuk (Sauropus androgynus)

p.      Jagung (Zea mays)

q.      Bunga Kembang Sepatu (Hibiscusrosa-sinensis)

2.      Alat Praktikum

Alat yang digunakan pada praktikum ini adalah sebagai berikut.

a.       silet atau cutter

b.      cawan petri

c.       alat tulis menulis

E.       Cara Kerja

Adapun langkah-langkah yang harus ditempuh dalam melakukan praktikum ini adalah sebagai berikut.

1.      Struktur Bunga

-          Diamati bunga secara seksama dan gambarkan secara jelas. Dituliskan bagian-bagiannya.

2.      Struktur Biji

-          Dibelah biji jagung secara vertikal dengan cutter. Diamati bagian-bagiannya. Digambarkan dan dituliskan bagian-bagiannya.

-          Dibelah biji kacangtanah dengan tangan secara vertikal, diamati bagian-bagiannya. Digambarkan dan dituiskan bagian-bagiannya.

3.      Struktur Buah

-          Dibelah buah kelapa secara vertikal. Digambarkan dan dituliskan bagian-bagiannya.

4.      Tipe Buah

-          Digambar buah yang tersedia secara utuhdan dituliskan tipe buahnya dan nama ilmiahnya.

F.       Hasil Pengamatan

(Terlampir)

G.      Pembahasan

Praktikum ini bertujuan untuk mengenal struktur bunga, struktur biji dan tipe buah makroskopis, yang dimana ada 17 bahan yang telah diamati yaitu alpukat (Persea americana), apel (Malus silvetris), jeruk (Citrus sp.), srikaya (Anona squamosa), lamtoro (Leucaena glauca), komak (Lablab purpureus), kacang tanah (Arachis hypogeal), bunga matahari (Helianthus anuus), ketumbar (Coriandrum sativum), kedelai (Glycine max), mentimun (Cucumis sativus), tomat (Solanum lycopersicum), bunga turi (Sesbania grandiflora), bungur (Lagestroemia flosferginae), katuk (Sauropus androgynus), jagung (Zea mays), dan bunga kembang sepatu (Hibiscusrosa-sinensis).

Buah tunggal bertipe berdaging yaitu buah ynag memiliki daging buah seperti alpukat (Persea Americana), apel (Malus silvetris), mentimun (Cucumis sativus), tomat (Solanum lycopersicum), katuk (Sauropus androgynus) dan jeruk (Citrus sp.).

Buah alpukat atau dengan nama latin Persea americana termasuk ke dalam buah buni, yang berbentuk oval dengan panjang 10-20 cm dan kulitnya berwarna hijau tua hingga ungu kehitaman, memiliki tekstur kulit yang lembut. Struktur buahnya terdiri dari eksocarp, mesocarp, dan endocarp. Daging buah alpukat umumnya berwarna hijau muda dengan warna kuning pada bagian yang dekat dengan biji, serta daging buahnya memiliki rasa gurih dan bertekstur lembut. Memiliki biji tunggal yang berwarna putih dan berbentuk bulat. Manfaat alpukat dapat diperoleh dari beberapa bagian dari pohon ini dimulai dari bagian batang terutama kulitnya, daun, buah dan juga biji. Biji buah alpukat bisa menghasilkan zat warna dengan kualitas yang cukup baik, sehingga bisa digunakan sebagai bahan pewarna tekstil. Kulit pohon alpukat juga biasanya digunakan untuk bahan pewarna yang bisa menghasilkan warna coklat. Manfaat alpukat bagi kesehatan yaitu dapat mencegah resiko penyakit stroke, menangkal radikal bebas, menjaga kesehatan mata, menjaga kesehatan jantung,untuk menobati mata yangbengkak, membuat wajah menjadi lembab, lembut dan bersinar serta terasa halus dan lembut.

Buah apel (Malis silvetris) termasuk buah sejati tunggal berdaging yang memiliki struktur buah terdiri dari kulit buah (exocarpium) yang merupakan lapisan tipis, tetapi sering kali kuat atau kaku seperti kulit dengan permukaan licin, kulit tengah atau daging buah (mesocarpium), biasanya tebal berdaging dan berserabut, selain itu lapisan ini dapat dimakan, serta kulit dalam (endocarpium), yang berbatasan dengan ruang yang mengandung biji, seringkali cukup tebal dan keras. Sedangkan struktur dari biji buah apel terdiri dari kulit biji yang berasal dari selaput bakal biji.  Di dalam biji apel juga terbapat lembaga (embrio) yang merupakan calon tumbuhan baru dan nantinya akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Buah apel memiliki manfaat bagi kesehatan manusia. Banyak penelitian mengungkapkan, bahwa seperti buah-buahan lainnya, apel kaya akan serat, fitokimia dan flavonoid. Buah apel mampu menurunkan risiko kena penyakit kanker paru-paru sampai 50 persen, mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah.

Buah mentimun (Cucumis sativus), berwarna hijau ketika muda dengan garis-garis berwarna putih kekuningan. Saat buah masak, maka warna luar buah (kulit) berubah menjadi hijau pucat sampai putih. Bentuk buah memanjang (lonjong). Daging buahnya perkembangan dari bagian mesokarp, berwarna kuning pucat sampai jingga terang. Mentimun termasuk tanman semusim yang bersifat menjalar atau memanjat dengan perantaraan pemegang yang berbentuk pilin (spiral). Mentimun memiliki bentuk buah yang serupa dengan buah buni, namun dengan dinding luar yang lebih tebal dan kuat atau yang disebut sebagai buah pepo. Pada buah yang masak, di tengahnya sering terdapat ruangan dan daging buahnya bersatu dengan banyak biji di dalam ruangan tersebut. Bagian-bagian morfologi buah mentimun adalah eksokarp, mesokarp, endokarp, plasenta, dan biji. Penggunaan buah mentimun juga sebagai bahan baku kosmetika untuk dijadikan Cleansing Cream dan lulur, karena mentimun mengandung banyak air. Selain itu, nilai gizi mentimun cukup baik karena sayuran buah ini merupakan sumber mineral dan vitamin.

Buah tomat (Solanum lycopersicuma) adalah tumbuhan dari keluarga Solanaceae yang memilki bentuk bervariasi, mulai bulat lonjong, bulat halus, bulat beralur, bulat dengan bentuk datar pada ujung atau pangkalnya, hingga bentuk yang tidak teratur. Tomat termasuk ke dalam buah buni, berdaging yang dimana kulitnya tipis licin dan mengkilap. Bentuk dan ukuran tersebut tergantung varietas. Waktu masih muda buahnya berwarna hijau muda sampai hijau tua, berbulu, dan memiliki rasa asam, getir, dan berbau tidak enak karna mengandung lycopersicin. Namun demikian, setelah tua buahnya menjadi sedikit kuning, merah cerah atau gelap, merah kekuningan, merah kehitaman, dan rasanya pun menjadi enak, karna semakin matang kandungan licopersicinya semakin menghilang. Bagian dalam buah memilki ruang yang dipenuhi biji. Jumlah ruang bervariasi, mulai dari dua ruang, tetapi idealnya, buah memilki tiga ruang. Dengan kondisi ini, buah akan lebih tahan (tidak mudah gepeng), meski ditempatkan pada posisi yang tidak baik ketika penanganan pascapanen. Ukuran buah juga bervariasi, tergantung pada varietas. Bagian-bagian morfologi buah tomat adalah eksokarp, mesokarp, endokarp, central column, plasenta, dan biji. Tomat dikenal sebagai buah dan sayuran serta untuk lalapan. Seiring perkembangan pengetahuan sekarang tomat tidak hanya sebagai pelengkap untuk makanan melainkan juga untk kecantikan yang bermanfaat untuk mengecilkan pori-pori dan mencerahkan kulit karena tomat kaya kandungan vitamin C.

Katuk yang benama latin Sauropus androgynus memiliki buah yang mirip dengan ukuran kancing dan berwarna putih dan dimana satu buah menghasilkan 3 biji. Buah katuk termasuk buah berdaging dan buah buni (buah basah).  Tumbuhan ini termasuk ke dalam suku menir-meniran (Phylianthaceae) yang berkerbat dengan menteng, buni, dan ceremai. Tanaman ini memiliki banyak kandungan seperti vitamin A, B, dan C, karbohidrat, fosfor dan juga zat besi menjadikan tanaman ini dimanfaatkna oleh masayarakat sebagai pengobatan. Daun katuk merupkan sayuran minor yang dikenal memiliki khasiat memperlancar aliran air susu ibu (ASI) karena memiliki senyawa esensial seperti saponin, flavonoid, dan tannin. Daun katuk mengandung papaverina, suatu alkaloid yang juga terdapat pada candu (opium).

Buah jeruk atau Citrus sp. memiliki kulit yang terdiri dari 3 lapisan bagian luar yang kaku dan mengandung minyak atsiri. Bagian tengah seperti spons, lunak dan bagian dalam bersekat-sekat sehingga ada beberapa ruangan yang berisi gelembung-gelembung berair yang biasa disebut dengan bulir jeruk. Bulir jeruk ada yang berbentuk oval, bulat, atau lonjong. Tangkai buah ini rata-rata ada yang besar dan kecil. Selain itu kulit dari buah jeruk ada yang tipis dan tebal sehingga ada buah jeruk yang gampang dikupas dan ada yang tidak. Manfaat dari jagung sendiri yaitu mencegah mabuk dalam perjalanan, mengobati bronchitis, mengobati batuk, mencegah radang dingin, mencegah sesak didada, menghilangkan bau mulut, dan lain sebagainya.

Srikaya atau Annona squomosa termasuk buah semu, termasuk kelompok buah agregat berkembang dari suatu bunga yang memiliki beberapa putik tunggal dan berbentuk bola atau kerucut seperti jantung, yang dimana permukaan buahnya terdapat benjolan-benjolan yang berwarna hijau berbintik putih. Buah srikaya termasuk ke dalam buah agregat. Buahnya menggantung pada tangkai yang cukup tebal. Apabila buah srikaya sudah matang maka warna daging buah dari buah srikaya adalah putihkekuning-kuningan dan memiliki rasa yang manis. Biji terletak membujur disetiap karel, halus, bijinya berwarna cokelat tua juga hitam dan berbentuk melonjong. Kandungan senyawa-senyawa yang dimiliki oleh srikaya yang berupa senyawa-senyawa asetogenin (skuamostanin A, B, C, dan D) serta annotemoyin-1 dan -2, dan glukopiranosid kolesteril pada srikaya memiliki efek sitotoksik yang dapat menjadi pecegah antikanker, anti diabetes, dijadikan sebagai pestisida,  dan lain sebagainya.

Tipe kering memiliki ciri keras seperti kulit dan tipis seperti kertas saat matang, misalnya pada tanaman legume (polong) dan padi-padian, contohnya ketumbar (Coriandrum sativum), kedelai (Glycine max), lamtoro (Leucaena leucocephala), jagung (Zea mays), kacang tanah (Arachis hypogeal), komak (Lablab purpureus), bungur (Lagerstroemia L.), dan biji bunga matahari (Helianthus annuus L.)

Ketumbar atau Coriandrum sativum adalah tumbuhan rempah-rempah yang termasuk ke dalam tipe buah kering mereka yang hampir mirip bentuknya dengan lada. Ketumbar berwarna kuning kecoklatan dan  memiliki garis-garis vertical dan tidak seperti lada yang memiliki kulit kasar. Manfaat dari ketumbar sendiri yaitu sebagai bahan dari masakan diberbagai belahan bumi dan juga dapat dikonsumsi untuk digunakan sebagai pelancar pencernaan, peluruh kentut, peluruh ASI, obat pusing, muntah-muntah, wasir, radang lambung, dan penambah nafsu makan.

Kedelai atau yang benama latin Glycine max jenis benih dari tanaman dikotil dengan tipe perkecambahannya adalah epigeal. Kedelai termasuk ke dalam buah kering merekah yang bijinya termasuk ke dalam biji kedelai berkeping dua yang terbungkus kulit biji dan tidak mengandung jaringan endosperma. Warna kulit biji yaitua ada yang kuning, hitam, hijau, dan coklat. Terdapat jaringan bekas biji melekat pada dinding buah yang disebut dengan pusar biji atau hilum. Bentuk dari biji kedelai yaitu umumnya lonjong dan ada juga yang bundar atau bulat yang agak pipih. Tanaman diolah menjadi tahu, tempe, susu kedela, minyak, dan lain sebagainya yang diakibatkan kedelai menjadi sumber gizi protein nabati utama.

Jagung (Zea mays) termasuk kedalam tipe buah kering tidak merekah Caryopses atau grain yaitu buah berbiji satu (sama dengan achene), tetapi kulit biji (seedcoat) bergabung menjadi satu dengan pericarp (mature ovary wall). Buahnya yang terdiri dari satu ovary dalam satu pistil. Pada buah ini terjadi perekahan sepanjang sisinya sewaktu masak, biasanya berisikan satu atau beberapa biji. Buah tipe ini mungkin mempunyai biji satu atau lebih, ovary superior atau inferior. Kebanyakan angiosperm mempunyai buah sederhana. Jagung termasuk juga ke dalam kategori buah kering yaitu buah yang seluruh kulit buah (pericarp) menjadi kering dan sering menjadi keras sewaktu masak. Biji tanaman jagung dikenal  sebagai kernel dari 3 bagian utama yaitu dinding sel, endosperm, dan embrio. Endosperm merupakan tempat untuk jagung menyimpan cadangan makanannya. Biji jagung sendiri adalah sumber dari vitamin A dan E.

Kacang Tanah (Arachis hypogaea) termasuk kedalam buah kering merekah, yang dimana pada buah ini terjadi perekahan sepanjang garis perekahan pada polong (seed pod) sewaktu buah menjadi masak. Polong ini biasanya berisi biji lebih dari satu. Kacang tanah ini temasuk buah merekah pada golongan legume yaitu buah yang terdiri atas satu carpel, satu dinding ovary, dan berasal dari pistil sederhana. See poods legume ini merekah sepanjang dua sisi, sewaktu masak. Buah tipe ini mungkin mempunyai biji satu atau lebih, ovary superior atau inferior. Kebanyakan angiosperm mempunyai buah sederhana. Kacang tanah termasuk juga ke dalam kategori buah kering yaitu buah yang seluruh kulit buah (pericarp) menjadi kering dan sering menjadi keras sewaktu masak. Kulit biji (testa) berkembang dari jaringan integumen yang semula mengitari ovula (bakal biji). Tatkala biji masak, kulit biji ini dapat setipis kertas atau tebal dan keras seperti pada kelapa. Kulit biji ini berguna untuk menjaga lembaga (embrio) dari kekeringan dan kerusakan mekanis. Biasanya kulit luar biji keras dan kuat berwama kecoklatan sedangkan bagian dalamnya tipis dan berselaput. Kulit biji berfungsi untuk melindungi biji dari kekeringan, kerusakan mekanis atau serangan cendawan, bakteri dan insekta. (Campbell, 2008). Manfaat dari kacang tanah yaitu baik bagi ibu hamil, dapat mengurangi depresi, menjaga berat badan, mencegah penyakit jantung, dan lain sebagainya.

Komak atau Lablab purpureus termasuk tanaman kacang-kacangan dari suku Fabaceae (Leguminosae) yang tergolong dalam buah kering merekah. Polongnya bervariasi bentuk dan warnanya, berbentuk pipih atau menggembung, lurus dan melengkung yang biasanya q polongan terdapat 3-6 biji bundar telur beraneka ragam ukuran dan warna. Bijinyanya apabila dibelah akan terlihat radikula, kotiledon, kulit biji, hipokotil, epikotil dan radikula dari bijik komak sendiri. Tanaman ini terutama dikembangkan sebagai penghasil bahan pangan bebijian dan sayuran; namun juga baik sebagai pakan ternak, pupuk hijau, tanaman penutup tanah, dan tanaman hias.

Bungur atau yang disebut dengan Lagerstroemia L. adalah tumbuhan perdu yang dikenal sebagai pohonpenedugjalan atau pekarangan. Memiliki bentuk biji bulat dan berwarna cokelat dan termasuk ke dalam buah kering merekah yang diperbanyak dengan pencangkokan. Buahnya buah kotak yang berbentuk bola sampai bulat memanjang yang dimana buah yang masih muda berwarna hijau dan jika sudah masak akan menjadi cokelat. Ukuran biji cukup besar berbentuk pipih, ujung bersayap berbentuk pisau dan juga berwarnacokelat kehitaman. Senyawa metabolit sekunder dalam tumbuhan biasanya tersebar merata ke seluruh bagian tumbuhan tetapi dalam kadar yang berbeda-beda. Daun bunga diketahui mengandung senyawa saponin, flavonoid, dan tannin. Biji mengandung senyawa plantisul sedangkan  kulit batang bungur mengandung senyawa golongan flavonoid. Senyawa metabolit sekunder pada daun tanaman bungur atau ketangi adalah plantisul, saponin, flavonoida dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan, melindungi struktur sel, mencegah keropos tulang, dan lain sebagainya.

Katuk yang benama latin Sauropus androgynus memiliki buah yang mirip dengan ukuran kancing dan berwarna putih dan dimana satu buah menghasilkan 3 biji. Buah katuk termasuk buah berdaging dan buah buni (buah basah).  Tumbuhan ini termasuk ke dalam suku menir-meniran (Phylianthaceae) yang berkerbat dengan menteng, buni, dan ceremai. Tanaman ini memiliki banyak kandungan seperti vitamin A, B, dan C, karbohidrat, fosfor dan juga zat besi menjadikan tanaman ini dimanfaatkna oleh masayarakat sebagai pengobatan. Daun katuk merupkan sayuran minor yang dikenal memiliki khasiat memperlancar aliran air susu ibu (ASI) karena memiliki senyawa esensial seperti saponin, flavonoid, dan tannin. Daun katuk mengandung papaverina, suatu alkaloid yang juga terdapat pada candu (opium).

Bunga matahari (Helianthus annuus L.) adalah tumbuhan semusim yang popular sebagai tanaman hias maupun penghasi minyak. Biji bunga matahari termasuk buah kering yang tidak merekah saat matang. Biji bunga matahari memiliki warna keabu-abuan hingga hitam atau hitam putih. Kotiledon berkeping dua yang berisi aleuron. Bijinya berkumpul didalam cawan, yang dimana jika biji sudah matang maka akan lepas dari cawannya. Bunga matahari kaya akan asam linoleat yang baik untukkesehatan manusia, untuk itu banyak yang memanfaatkan bunga matahari terutama sebagai sumber minyak, baik pangan maupun industri, juga bermanfaat untuk mencegah penyakit kardiovaskuler, menurunkan kolesterol, mencegah kanker, dan menurunkan gula darah.

Bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) termasuk bunga lengkap karena dalam satu bunga terdapat sepal (kelopak bunga), petal (mahkota bunga), stamen yang terdiri dari filament (benang sari) dan anther (serbuk sari), serta pistil yang terdiri dari bakal buah (ovary), tangkai putik (stylus) dan kepala putik (stigma). Bunga sepatu disebut bunga banci (bisexual) karena stamen dan pistil terdapat pada bunga yang sama. Untuk keberlangsungan proses penyerbukan dan pembuahan untuk menghasilkan individu yang baru, maka bunga sepatu demi lancarnya proses keberlangsungan itu, bunga ini mempunyai warna yang menarik, bentuknya bermacam-macam, mengandung madu dan sebagian lagi berbau harum. Dapat dimanfaatkan sebagai obat flu, deman, dan malaria, proteksi terhadap infeksi, dan sebagai obat batuk dan sariawan.

Bunga turi (Sesbania glandiflora) termasuk bunga lengkap karena dalam satu bunga terdapat sepal (kelopak bunga), petal (mahkota bunga), stamen yang terdiri dari filament (benang sari) dan anther (serbuk sari), serta pistil yang terdiri dari bakal buah (ovary), tangkai putik (stylus) dan kepala putik (stigma). Corolla-nya terdiri dari 5 petal lepas yang terdiri dari 1 bendera (vexilum), 2 ala dan 2 carina. Bunga turi juga disebut bunga banci (bisexual) karena stamen dan pistil terdapat pada bunga yang sama. Biji pada bunga turi yaitu dikotil dan buahnya termasuk ke dalam buah polong. Bunga turi memiliki kandungan nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak, dan lain sebagainya yang dimana dapat dimanfaatkan untuk mengobati sariawan, radang tenggorokan, proses penyembuhan luka, rabun senja, dan mengatasi gangguan disentri.

H.      Kesimpulan

Hal yang dapat disimpulkan dari hasil pengamatan diatas yaitu sebagai berikut.

1.      Buah tunggal adalah buah yang terbentuk dari satu bunga dengan satu terbentuk dengan satu bakal buah, yang berisi satu biji atau lebih.

2.      Buah tunggal berdaging yaitu buah mentimun (Cucumis sativus), tomat (Solanum lycopersicum), alpukat (Persea Americana), apel (Malus silvetris), katuk (Sauropus androgynus) dan jeruk (Citrus sp.).

3.      Buah tunggal kering yang merekah saat matang contohnya kacang tanah (Arachis hypogeae), kedelai (Glycine max) dan komak (Lablab purpureus), ketumbar (Coriandrum sativum), bungur (Lagestroemia L.) dan lamtoro (Leucaena glauca).

4.      Buah tunggal kering yang tidak merekah saat matang contohnya bunga matahari (Helianthus anuus) dan jagung (Zea mays).

5.      Buah agregat adalah buah yang berkembang dari salah satu bunga  Buah srikaya (Anona squamosa) termasuk dalam buah agregat.

6.      Bunga adalah modifikasi tunas yang terbentuk pada tangkai bunga yang dapat digolongkan menjadi bunga sempurna dan bunga tidak sempurna.

7.      Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) dan bunga turi (Sesbania glandiflora) termasuk bunga lengkap karena letak sepal, petal, stamen dan pistil berada dalam satu bunga.

 


DAFTAR PUSTAKA

 

Campbell, dkk. 2003. Biologi. Jakarta Erlangga.

Farida, N. 2012. Bahan Ajar Morfologi Tumbuhan. Fakultas Pertanian Unram.   Mataram.

Sutopo, Lita. 2002. Teknologi Benih. Rajawali Press. Jakarta

Tjitrosoepomo, G. 2003. Morfologi Tumbuhan Edisi ke-14. Gajah Mada University Press : Yogyakarta

Tjitrosoepomo, G. 2007. Morfologi Tumbuhan. UGM Press. Yogyakarta.

Yuniarsih, 1996. Kedelai. Kanisius: Yogyakarta.

 


EmoticonEmoticon