-->

Laporan Akhir Praktikum Hama Tumbuhan



BAB I. PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Kedelai merupakan salah satu tanaman sumber protein yang penting di indonesia. Kesadaran masyarakat terhadap menu makanan yang bergizi dibarengi dengan peningkatan jumlah penduduk dan pendapatan perkapita menyebabkan kebutuhan kedelai meningkat. Namun produksi kedelai di indonesia umumnya masih rendah, salah satu penyebabnya yaitu adanya serangan hama (Agrious,2000).
Hama merupakan semua jenis hewan yang dapat menimbulkan kerusakan pada tanaman. Prilaku hama yang dapat membuat kerusakan pada tanaman dapat dikendalikan dengan perangkap. Perangkap adalah tempat atau alat yang digunakan untuk menangkap hama yang diberi umpan, karena konsep pengendalian hama terpadu yaitu meminimalisir penggunaan pastisida kimia. Pengendalian hama yang ramah lingkungan dapat dilakukan dengan pengendlian fisik yaitu dilakukan dengan cara memasang perangkap warna cahaya.
Karena tumbuh serangga memiliki alat penerima cahaya berupa mata tunggal (Oseli) dan mata majmuk (Amatida). Hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan perangkap yaitu : ukuran atau jenis serangga,kebiasaan waktu menyerang (malam atau siang) , makanan yang disukai, stadium perkembangan ham , dan kemampuan interaksi hama .Oleh karena itu penting dalam mengetahui prilaku hama yang menyerang pertanaman,agar tidak menimbulkan kerusakan ekonomis yang besar (nyoman,ida, 2000).
1.2  Tujuan Praktikum
Praktikum ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon hama tanaman terhadap warna cahaya dan mengetaui respon hama terhadap warna yang terjadi pada hama yang biasa aktif pada siang hari.
BAB II. TINJAUAN PUSTAKA
Perangkap adalah tempat atau alat yang digunakan untuk menangkap hama yang diberi umpan .pengendalian hama terpadu merupakan pengendalian dengan meminimalisir penggunaan pestisida kimia, umumnya serangga tertarik dengan warna, warna yang disukai yaitu warna kuning cerah, karena warna kuning merupakan warna yang miripdengan kelopak bunga yang sedang mekar sempurna. Saat jumlah hama yang tertangkap perangkap melebihi ambang yang ditentukan,misalnya 50 individu ,maka perlu dilakukan penanggulangan serius dengan pestisida kimia maupun biologi (nypman,ida,2000).
Serangga menyukai warna yang kontras, seperti halnya warna hijau daun bagi serangga itu adalah warna kuning dan biru secara terpisah. Serangga yang tertarik pada warna hijau biasanya hama daun, dan serangga yang tertarik dengan warna biru atau merah adalah lebah (Hidayat, 2002).
Konsep timbulnya dikelompokkan menjadi tiga yaitu adanya proses pembukaan lahan baru dimana terjadinya perubahan struktur pada suatu ekosistem, kedua introduksi tanaman baru kesuatu lokasi.memunkinkan menimbulkan terjadinya ledakan populasi hama. Ketiga perubahan persepsi manusia menentukan status hama salah satunya diukur dari ambang ekonomi (Anonom,2001).

BAB III.METODOLOGI PRAKTIUKUM
3.1  Waktu dan Tempat Praktikum
Praktikum ini dilaksanakan pada hari senen, 12 Desember 2016 pada pukul 800-17:00 WITAdi kebun percobaan Universitas Mataram,nyur lembang, Narmada.
3.2  Alat dan Bahan Praktikum
Alat-alat yang digunakan pada praktikum ini yaitu piring plastik dengan berbagai warna , botol perangkap dan pinset. sedangkan bahan-bahan yang digunakan adalah air,deterjen sunlight,dan formalin .
3.3  Procedur Kerja
1.      Diisi air pada piring warna (merah,kuning,hijau) tidak sampai penuh,kemudian diletakkan dilapangan secara acak ,dilakukan pengamatan pada pagi hari dan siang hari.
2.      dibiarkan minimal satu jam, setelah itu diambil dan organisme atau hama tertangkap dipisahkan berdasarkan warna piring.
3.      Dihitung berapa organisme atau hama yang tertangkap  pada masing-masing piring dengan warna sama dihitung

BAB IV.HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1  Hasil Pengamatan
Tabel populasi hama pada perangkap warna cahaya
NO

Warna piring
Jenis hama pada jam ke-
Total
11:00
12:00
1
Kuning
·   Lalat batang
·    Kumbang
Jangkrik
3
2
Hijau
Lalat batang
Laba-laba
2
3
Merah
Lalat
jangkrik
2
Analisis Data :
·         Rata-rata populasi hama piring kuning
× rata-rata =  
                =  individu
·         Rata-rata populasi hama piring hijau
× rata-rata =  
                =  individu
·         Rata-rata populasi hama piring merah
× rata-rata =  
                =  individu
4.2  Pembahasan
Prilaku hama merupakan tindakan hama dengan menyerang inang dengan menimbulkan kerusakan pada inang tanaman sebelum hama menyerang inang  terlebih dahulu dibuatkan perangkap sesuai dengan ketertarikan hama, peragkap merupakan tempat atau alat yang digunakan untuk menamgkap hama yang diberi umpan.
Berdasarkan hasil pengamatan,perangkap piring pada masing-masing warna yaitu kuning,hijau,dan merah yang diletakkan secara acak di areal pertanaman kedelai dengan hasil yang berbeda-beda. Pada pengamatan piring warna kuning menghasilkan nilai rata-rata 1,5 dengan nilai masing-masing waktu yaitu pada jam 11:00 dua hama dan pada jam 12:00 satu hama. Menunjukkan bahwa hanya sedikit hama individu hama yang menyukai warna kuning yaitu warna kelopak bunga yang mekar.Adapun hama yang di dapat pada piring warna kuning yaitu lalat batang,kumbang kedelai dan jangkrik.lalat batang dapat menyebabkan bengkok pada batang karena tempat persembunyian pupa atau lalat .kumbang kedelai merupakan hama yang memakan pucuk,bunga dan polong kedelai .jankrik bertindak sebagai penggerek batang dan menggulung daun pada tanaman .
Pada piring warna hijau menunjukkan bahwa rata-rata hama tanamannya yaitu 2.dengan hasil pada jam 11:00 yaitu satu individu dan jam 17:00 satu individu .warna hijau menunjukkan warna daun (hama daun).populasi hama pada piring hijau didapatkan jenis hama yaitu lalat batang dan laba-laba. Lalat batang mnyebabkan batang bengkak karena tempat persembunyian pupa lalat.laba-laba mempunyai peranan penting yaitu pemangsa ngengan ,satu laba-laba mampu membunuh 2-3 ngengat setiap hari. Selain itu laba-laba juga memangsa jenis wereng hama putih dan lalat.
Pada piring warna merah menunjukkan bahwa rata-rata populasinya 2,5 individu merupakan populasi yang paling banyak dari piring yang lain .dengan hasil pada jam 11:00 satu individu dan pada jam 17:00 4 individu ,warna merah merupakan warna yang disukai hama yang menyukai warna ultraviolet.hama yang terdapat pada piring warna merah yaitu lalat batang dan empat laba-laba.
BAB V.KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.      Warna merah merupakan hama populasi terbanyak pada hama yang menyukai warna ultraviolet.
2.      Warna kuning merupakan hama dengan populasi terbanyak dengan jenis yang berbeda,rata-rata 1,5.
3.      Hama-hama yang terperangkap yaitu lalat batang, jangkrik dan laba-laba


EmoticonEmoticon